Jakarta, 25 Oktober 2026 – Penyerang Manchester City, Erling Haaland, menjadi sorotan setelah terlihat meluapkan kekesalan kepada rekan setimnya, Gianluigi Donnarumma, dalam pertandingan melawan Aston Villa. Insiden tersebut terjadi ketika Manchester City menelan kekalahan 1-2 pada pekan kedelapan Premier League 2026/2027 di Villa Park, Birmingham, Sabtu (24/10/2026). Haaland tampak memberikan teguran kepada Donnarumma yang meninggalkan posisinya untuk memprotes keputusan wasit. Momen tersebut menarik perhatian karena terjadi saat pertandingan masih berlangsung sengit dan Manchester City berusaha mengejar ketertinggalan. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri catatan kemenangan beruntun The Citizens pada awal musim Liga Inggris.
Bola.com
+1
Kekesalan Haaland terlihat pada menit ke-33 ketika Aston Villa mendapatkan tendangan bebas di dekat kotak penalti Manchester City. Situasi tersebut bermula setelah bek City, Marc Guehi, melakukan pelanggaran terhadap Nicolas Jackson yang sedang membangun serangan balik. Donnarumma kemudian bergerak meninggalkan area gawang untuk menyampaikan protes kepada wasit terkait keputusan tersebut. Melihat rekannya berada jauh dari posisi penjagaan, Haaland langsung memberikan isyarat agar kiper asal Italia itu segera kembali ke bawah mistar. Penyerang tim nasional Norwegia tersebut tampak berbicara dengan nada tinggi karena khawatir Aston Villa memanfaatkan situasi tendangan bebas.
Rekaman kejadian itu kemudian beredar luas di media sosial dan memancing berbagai tanggapan dari penggemar sepak bola. Sebagian penonton menilai reaksi Haaland sebagai bentuk kepedulian terhadap kesiapan pertahanan tim ketika menghadapi situasi berbahaya. Sementara itu, sejumlah penggemar menyoroti ekspresi kesal sang penyerang ketika memberikan instruksi kepada Donnarumma. Meski sempat terjadi ketegangan, tendangan bebas Aston Villa tidak menghasilkan gol setelah sepakan Johan Manzambi melambung di atas mistar. Tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa peristiwa tersebut berkembang menjadi perselisihan lebih lanjut antara kedua pemain.
AOL
Manchester City sebenarnya sudah berada dalam posisi tertinggal sejak menit keenam pertandingan. Nicolas Jackson berhasil membawa Aston Villa unggul setelah memanfaatkan kesalahan penguasaan bola Marc Guehi ketika tim tamu berusaha membangun serangan dari lini belakang. Jackson menerima peluang tersebut dan melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan Donnarumma. Gol cepat itu membuat Manchester City harus meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Meski menguasai jalannya pertandingan dalam sejumlah periode, tim tamu kesulitan menembus pertahanan Aston Villa yang tampil disiplin.
Manchester City akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-52 melalui sundulan Erling Haaland. Gol tersebut berawal dari umpan silang Iliman Ndiaye yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh penyerang asal Norwegia itu. Haaland menunjukkan ketajamannya di depan gawang dengan mengarahkan bola melewati jangkauan penjaga gawang Aston Villa, Zion Suzuki. Gol penyeimbang tersebut sempat membangkitkan harapan Manchester City untuk membalikkan keadaan. Tim tamu kemudian meningkatkan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang tambahan untuk mencari gol kedua.
Manchester City FC
Namun, kedudukan imbang tidak bertahan lama setelah Nicolas Jackson kembali mencetak gol pada menit ke-60. Penyerang Aston Villa tersebut menerima umpan dari pemain pengganti Ibrahim Mbaye sebelum melepaskan tembakan ke arah gawang Manchester City. Donnarumma berusaha menghentikan bola, tetapi upayanya tidak berhasil sehingga Aston Villa kembali unggul 2-1. Gol tersebut menjadi perhatian karena bola sebenarnya mengarah cukup dekat dengan posisi penjaga gawang asal Italia itu. Kesalahan antisipasi tersebut menambah sorotan terhadap penampilan Donnarumma setelah sebelumnya sempat mendapat teguran dari Haaland pada babak pertama.
Sepanjang pertandingan, Manchester City mencatatkan penguasaan bola sekitar 63 persen dan melepaskan 15 tembakan. Akan tetapi, dominasi tersebut tidak cukup untuk menghasilkan gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang. Aston Villa mampu mempertahankan keunggulan berkat organisasi pertahanan yang solid dan sejumlah penyelamatan penting Zion Suzuki. Pada menit-menit akhir, Haaland sempat mendapatkan peluang melalui sundulan, tetapi bola berhasil dihalau Ian Maatsen sebelum melewati garis gawang. Hasil akhir 2-1 memastikan Aston Villa meraih kemenangan penting sekaligus memberikan kekalahan pertama bagi Manchester City di Premier League musim ini.
Match Report & Highlights
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, mengakui bahwa timnya masih memiliki sejumlah hal yang perlu diperbaiki setelah kekalahan tersebut. Ia menilai Manchester City sebenarnya mampu menciptakan peluang dan mendominasi permainan dalam waktu yang cukup panjang. Namun, kurangnya ketajaman penyelesaian akhir serta kesalahan dalam mengantisipasi serangan balik menjadi faktor yang merugikan timnya. Maresca juga menyoroti dua gol Aston Villa yang menurutnya seharusnya dapat dicegah melalui pengambilan keputusan yang lebih baik. Ia berharap para pemain mampu mengambil pelajaran dari pertandingan tersebut sebelum menghadapi jadwal kompetisi berikutnya.
Match Report & Highlights
Bagi Haaland, kekalahan tersebut menjadi hasil mengecewakan meskipun dirinya kembali mencatatkan nama di papan skor. Penyerang berusia 26 tahun itu telah mengoleksi sembilan gol di Premier League musim 2026/2027 dan tetap menjadi salah satu tumpuan utama serangan Manchester City. Produktivitasnya menunjukkan peran penting dalam membantu tim menciptakan peluang dan mencetak gol. Namun, pertandingan melawan Aston Villa memperlihatkan bahwa kontribusi individu belum tentu cukup untuk mengamankan kemenangan apabila tim melakukan kesalahan pada momen penting. Kekesalannya kepada Donnarumma pun menjadi salah satu gambaran tekanan yang dihadapi para pemain ketika berusaha mempertahankan hasil positif.
Manchester City kini harus segera mengalihkan perhatian menuju pertandingan berikutnya melawan Brighton & Hove Albion pada babak keempat Carabao Cup, Rabu (28/10/2026) waktu Inggris. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi The Citizens untuk bangkit setelah kehilangan catatan sempurna di Premier League. Evaluasi terhadap organisasi pertahanan, komunikasi antarpemain, dan efektivitas penyelesaian akhir diperkirakan menjadi perhatian tim pelatih. Sementara itu, momen Haaland menegur Donnarumma menjadi pengingat pentingnya koordinasi dan disiplin posisi ketika menghadapi situasi bola mati. Manchester City berharap seluruh pemain dapat kembali menunjukkan kerja sama yang solid demi meraih kemenangan pada pertandingan mendatang.




