Jakarta, 15 Oktober 2026 – Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, mengakui bahwa Red Bull Salzburg merupakan lawan tangguh yang berpotensi memberikan kesulitan bagi timnya dalam lanjutan Liga Europa 2026/2027. Rossoneri dijadwalkan menghadapi wakil Austria tersebut pada pertandingan kedua fase liga yang berlangsung di Red Bull Arena, Kamis (15/10/2026) malam waktu setempat. Amorim menilai Salzburg memiliki kualitas pemain yang baik, kecepatan permainan tinggi, serta pengalaman dalam menghadapi pertandingan kompetitif. Karena itu, ia meminta seluruh pemain Milan mempersiapkan diri secara maksimal sebelum memasuki lapangan. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting bagi Milan untuk memperbaiki hasil setelah mengalami kekalahan pada laga pembuka.
AC Milan
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Amorim secara terbuka memberikan penilaian positif terhadap kualitas permainan Salzburg. Menurutnya, klub Austria tersebut memiliki sejumlah pemain dengan kemampuan teknik yang mampu memberikan ancaman melalui pergerakan cepat. Salzburg juga dikenal menerapkan permainan dengan intensitas tinggi sehingga lawan harus mampu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Amorim menegaskan bahwa kebiasaan Salzburg meraih kemenangan membuat mereka memiliki mentalitas kompetitif yang kuat. Kondisi tersebut menjadi alasan mengapa Milan tidak boleh menganggap pertandingan tandang ini sebagai tantangan yang mudah.
Salzburg memasuki pertandingan dengan catatan performa yang cukup meyakinkan dalam beberapa pekan terakhir. Tim asuhan Danny Röhl belum mengalami kekalahan dalam enam pertandingan terakhir di seluruh kompetisi. Pada pertandingan pertama Liga Europa musim ini, Salzburg berhasil mengalahkan Levski Sofia dengan skor 1-0. Hasil tersebut memberikan tambahan kepercayaan diri kepada para pemain sebelum menghadapi AC Milan. Keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri juga berpotensi membuat Salzburg tampil lebih agresif sejak awal pertandingan.
Sports Mole
Sementara itu, AC Milan berada dalam situasi berbeda setelah menelan kekalahan 0-2 dari Benfica pada pertandingan pembuka Liga Europa. Kekalahan tersebut membuat Rossoneri belum memperoleh poin dan membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki posisi dalam persaingan fase liga. Amorim menyadari bahwa pertandingan melawan Salzburg memiliki arti penting bagi perjalanan timnya di kompetisi Eropa. Meski demikian, pelatih asal Portugal tersebut tidak ingin para pemain terlalu terbebani oleh hasil pertandingan sebelumnya. Ia meminta skuad Milan lebih fokus terhadap peningkatan kualitas permainan dan pelaksanaan strategi yang telah disiapkan.
Amorim menyampaikan bahwa perkembangan AC Milan sebenarnya menunjukkan sejumlah tanda positif meskipun hasil pertandingan belum sepenuhnya sesuai harapan. Ia melihat para pemain semakin mampu mengendalikan permainan, melakukan tekanan terhadap lawan, dan menciptakan peluang mencetak gol. Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan dengan tingkat kesulitan tinggi. Namun, kemampuan membangun serangan harus diimbangi dengan efektivitas penyelesaian akhir agar peluang yang tercipta dapat menghasilkan gol. Amorim berharap para pemain mampu menunjukkan perkembangan tersebut ketika menghadapi pertahanan Salzburg yang dikenal disiplin.
Selain mempersiapkan strategi, Amorim memastikan akan melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemain AC Milan. Rotasi dilakukan untuk menjaga kebugaran skuad karena jadwal pertandingan domestik dan Eropa berlangsung cukup padat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemain yang diturunkan tetap memiliki pengalaman tampil bersama tim utama sepanjang musim. Salah satu pemain yang dipastikan mendapatkan kesempatan adalah Strahinja Pavlovic, bek asal Serbia yang pernah memperkuat Salzburg. Amorim juga membuka kemungkinan memberikan menit bermain kepada Francesco Camarda yang dinilai menunjukkan perkembangan positif selama latihan.
Milanreports.com
Kehadiran Pavlovic menjadi salah satu perhatian karena pertandingan tersebut mempertemukannya dengan mantan klub yang pernah dibelanya selama dua musim. Bek berusia 25 tahun itu mengaku memiliki kenangan positif selama bermain di Austria sebelum melanjutkan karier bersama AC Milan. Pengalamannya mengenal lingkungan Salzburg diharapkan dapat membantu tim memahami karakter pertandingan yang akan dihadapi. Meski demikian, Amorim menegaskan bahwa keputusan memainkan Pavlovic didasarkan pada kebutuhan taktik dan kualitas pemain. Pelatih Milan tersebut tetap mengutamakan keseimbangan tim agar mampu menghadapi tekanan yang diberikan tuan rumah.
Amorim juga menekankan pentingnya kerja sama antarpemain dibandingkan hanya mengandalkan kualitas individu. Menurutnya, sebuah tim membutuhkan pemain berbakat, tetapi kemampuan tersebut tidak akan memberikan hasil maksimal tanpa pemahaman taktik yang baik. Ia ingin AC Milan memperlihatkan organisasi permainan yang solid, terutama ketika kehilangan penguasaan bola. Intensitas berlari, kemampuan merebut kembali bola, dan kedisiplinan menjaga posisi menjadi aspek yang perlu diperhatikan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat Milan mampu menghadapi kecepatan serangan Salzburg sekaligus menciptakan peluang melalui permainan kolektif.
Pertandingan melawan Salzburg menjadi ujian penting bagi Ruben Amorim dalam upayanya membawa AC Milan kembali meraih hasil positif di kompetisi Eropa. Kekalahan dari Benfica membuat Rossoneri harus segera meningkatkan konsistensi agar tidak tertinggal dalam persaingan menuju fase gugur. Amorim tetap optimistis terhadap kemampuan skuadnya, tetapi mengingatkan bahwa kemenangan hanya dapat diraih melalui persiapan matang dan kerja keras sepanjang pertandingan. Dengan kombinasi rotasi pemain, peningkatan kualitas permainan, dan disiplin taktik, Milan diharapkan mampu memberikan perlawanan maksimal kepada Salzburg. Hasil pertandingan tersebut juga akan menjadi bahan evaluasi penting sebelum Rossoneri kembali menjalani persaingan di Liga Italia.




