Jakarta, 17 Mei 2026 – Gelora Bung Karno atau GBK mencatat pendapatan mencapai Rp812 miliar dan disebut menjadi pencapaian tertinggi sepanjang 63 tahun sejarah pengelolaan kawasan olahraga terbesar di Indonesia tersebut. Capaian tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan peningkatan signifikan aktivitas olahraga, hiburan, dan berbagai event berskala nasional maupun internasional yang berlangsung di kawasan GBK dalam beberapa tahun terakhir. Pengelola menyebut peningkatan pendapatan didorong oleh optimalisasi pemanfaatan kawasan, penyelenggaraan konser musik, kompetisi olahraga, kegiatan publik, hingga kerja sama komersial yang semakin berkembang.
Pengamat ekonomi olahraga menjelaskan bahwa kawasan GBK kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat olahraga nasional, tetapi juga berkembang menjadi pusat kegiatan hiburan dan ekonomi kreatif di ibu kota. Dalam beberapa tahun terakhir, stadion dan area di sekitar GBK rutin digunakan untuk konser internasional, pameran, festival, serta berbagai kegiatan komunitas yang mampu menarik puluhan ribu pengunjung. Dengan lokasi strategis di pusat Jakarta dan fasilitas yang terus diperbarui, kawasan GBK dinilai memiliki nilai ekonomi yang sangat besar dalam mendukung industri hiburan dan pariwisata perkotaan.
Selain pemasukan dari event besar, peningkatan pendapatan juga disebut berasal dari optimalisasi pengelolaan aset dan fasilitas kawasan. Pengamat tata kota menjelaskan bahwa pengelolaan kawasan olahraga modern saat ini memang dituntut lebih profesional dan multifungsi agar dapat menghasilkan pendapatan berkelanjutan. Karena itu, banyak stadion besar dunia kini tidak hanya mengandalkan pertandingan olahraga, tetapi juga mengembangkan area komersial, ruang publik, hingga kegiatan bisnis kreatif sebagai sumber pemasukan tambahan.
Keberhasilan GBK mencatat pendapatan tertinggi dalam sejarah juga dipandang sebagai indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas olahraga dan hiburan pascapandemi. Pengamat industri hiburan menyebut antusiasme publik terhadap konser musik, festival, dan event olahraga kini kembali meningkat sangat signifikan. Kondisi tersebut memberikan dampak ekonomi luas mulai dari sektor transportasi, kuliner, perhotelan, hingga UMKM yang ikut bergerak setiap kali event besar berlangsung di kawasan GBK.
Pencapaian pendapatan Rp812 miliar oleh GBK kini menjadi tonggak penting dalam sejarah pengelolaan kawasan olahraga nasional Indonesia. Banyak pihak berharap keberhasilan tersebut dapat terus diikuti peningkatan kualitas fasilitas dan pelayanan publik agar GBK semakin kompetitif sebagai pusat olahraga dan hiburan kelas dunia. Di tengah perkembangan industri event dan ekonomi kreatif yang semakin pesat, kawasan GBK dinilai memiliki potensi besar untuk terus menjadi salah satu ikon utama aktivitas publik dan hiburan di Indonesia.







